Hai Sayang..


Hai sayang, aku tau ini bodoh. Tapi benar saat ini aku takut. saat malam itu kau ceritakan semua, keyakinanku terusik. Dan air matapun mengalir secara alami tanpa bisa ku tahan. Kaulah orang pertama yang membuatku seperti ini. Tersenyum dan menangis yang sudah tak bisa lagi ku bedakan, semuanya tarasa rumit.

Jika kau ingat dulu saat kau memujiku, membuatku seolah memiliki sayap dan mampu terbang, saat itu aku benar-benar bahagia, tetapi tidak untuk sekarang, setelah aku tau bahwa hatimu saat itu bukan untukku.

Kau bisa bayangkan sendiri jika kau ada di posisiku. Ah sudahlah..

Sekarang.. setelah kau benar milikku, aku jadi semakin takut. Kita tak pernah tau takdir waktu.
aku yakin tapi aku takut. Maaf sayang aku juga manusia biasa, jika kau ingin aku yakin, maka tolong yakinkan aku. Jangan buat aku bingung. Maaf aku egois, memaksamu untuk memahamiku tanpa ku katakan apa mauku. Karna jika ku katakan,  mungkin aku akan merasa semakin takut.

Tapi hanya dengan melihatmu, mendengar suaramu,dan mengingat senyumanmu aku sadar. Aku milikmu dan kau milikku. Dulu mungkin hanya mimpi. Tapi sekarang ini nyata. Itu yang membuatku selalu kuat. Aku harap bisa seperti ini selamanya.

Kau tau? Bunga yang ku tinggalkan di pojok ruangan itu sekarang pasti telah layu. Dan aku berharap itu tak pernah terjadi pada perasaanmu untukku.