A New Story Named Present



Mozart menumbuhkan bakatnya di usia 5 tahun, membuat minuet kecil pertamanya.
Tiger woods sudah bisa mengayunkan stik golf sebelum usia 2 tahun.
Picasso menyadari bakat melukisnya di usia 9 tahun.
Aku menyadari bahwa aku menyukaimu hanya dalam beberapa minggu. Tidakkah aku jenius?

Memang tak harus memerlukan banyak waktu, sayang. Hanya perlu sedikit membuka hati.
Meski mengenalmu sudah cukup lama, tapi saat itu hati ini benar-benar masih milik seseorang, kukunci rapat sampai tak ada yang bisa mengusiknya termasuk kamu.
Sampai tiba saat kunci itu berkarat dan rusak. Dan semua yang ada didalamnya harus menghilang..
ah sudahlah, aku sudah melupakan rasa sakitnya.

Dari kamu aku telah belajar banyak. Bagaimana caranya menjadi diri sendiri, bagaimana cara bahagia, dan bagaimana cara menyayangi dengan benar. Dan akupun mengerti dalam waktu singkat. Aku memang jenius.

Sayang, aku ingin berterimakasih. Atas semua usahamu yang membuat aku luluh. Yang membuat aku sadar bahwa aku memang pantas bahagia. Terimakasih telah sabar menunggu. Terimakasih telah menjadi dirimu yang benar-benar apa adanya dihadapanku.  Tetaplah seperti itu.

Aku tak mau banyak menuntut. Untuk sekarang dan seterusnya aku cuma ingin kamu percaya. Hatiku kecil dan hanya muat untuk 1 orang. Dan untuk saat ini (semoga seterusnya) hanya ada kamu.