Di February


Kini, kesedihan telah menemui jalannya.
Ketika aku harus dihadapkan pada kenyataan yang benar-benar menyakitkan. Ketika kau katakan bahwa semua ini tak akan berhasil, sungguh rasanya seperti burung yang terjatuh dari ujung tiang, membuatnya pincang dan tak berdaya. Aku tak menyangka bisa seterpuruk ini, aku tak menyangka ternyata bisa sesakit ini. Aku bukan sedih, hanya belum bisa menghargai takdir.
Aku mengaku kuat, dan dengan lantang berjanji tak akan menangis, tapi aku ingkar. Air mata ini tak mau berhenti mengalir sampai membawaku pada sebuah mimpi yang membuat pikiran ini bertambah kacau. Mimpi tentangmu. 

Dan mengapa aku harus terbangun, kembali mengingat hal yang yang tak pernah aku alami sebelumnya. Kehilangan seseorang ketika perasaan ini sudah terlalu dalam. Ini sulit.. 

Kemarin..
Kau adalah alasan mengapa aku tersenyum,
Kau adalah alasan mengapa aku tertawa,
Kau adalah alasan mengapa aku bahagia,
Tapi sekarang, apa aku masih boleh menjadikanmu alasan untuk tetap tegar?

Bukan bermaksud mempertahankan perasaan ini, aku hanya tak ingin membuangnya. Terlalu berharga semua hal yang pernah kita lewati untuk dilupakan. Aku tak cukup kuat.
Tapi jangan khawatir, aku baik-baik saja, aku bisa cari kebahagiaanku sendiri. Aku sudah ikhlas melepasmu jika ini membuatmu lega. Kau harus bahagia ya! Anggap saja ini permintaanku yang belum sempat aku minta dulu. Untuk yang ini, kau harus kabulkan. :)

Maafkan aku jika selama ini telah membuatmu kecewa, aku tak cukup pintar membahagiakanmu. Aku harap kau akan menemukan orang yang jauh lebih baik dariku. Ya, aku percaya dia orang yang baik. Kejarlah, dia sudah menunggumu. Kalian terlihat cocok satu sama lain.

Terimakasih karna telah memberiku kesempatan bisa memilikimu, bisa merasakan hangatnya pelukanmu, dan genggaman tanganmu yang selalu bisa menenangkanku. Terimakasih.. :’)

Aku hanya butuh proses untuk menerima semua ini. aku janji tak akan lama. Tapi bolehkah aku berdiri disini, membawa bayanganmu yang selalu bisa membuatku semangat?
Bolehkah aku memandangmu dari jauh seperti yang biasa kulakukan dulu sebelum kita bersama?





1 komentar:

Unknown mengatakan...

:')
be patient dear :)

Posting Komentar